My baby is officially a toddler!
He can eat (almost) anything.
He even has a preference.
He will choose as he want to.
But,
He will always be my cute little baby.
I love you my sweet pumpkin.
We love you to the moon and back.
Bunda & Ayah
My baby is officially a toddler!
He can eat (almost) anything.
He even has a preference.
He will choose as he want to.
But,
He will always be my cute little baby.
I love you my sweet pumpkin.
We love you to the moon and back.
Bunda & Ayah
"Yang, 2 tahun yg lalu kamu lagi apa?"
Tanya hubby beberapa hari yg lalu.
Gw dan suami sering saling bertanya, kira-kira 2 tahun yg akan datang kita dimana ya. 2 tahun yg lalu lagi ngapain, sih? Kebayang gak kalo 2 tahun kemudian kamu kayak sekarang? And so on.
"2 tahun yg lalu aku lagi foto terakhir sama Jess di kantor discover", jawab gw.
Dan hubby tersenyum. He always know my feeling about discover, my first baby.
Benar. Thanks to time hop, foto gw dan Jess dengan mata sembab di discover lagi berseliweran di socmed hari ini. Jadi, apakah kenyataan hari ini sesuai prediksi gw 2 tahun lalu?
Yes and No.
Yes, karena hari ini gw merasa keputusan untuk menutup discover demi hidup dan tantangan yg lebih baik ternyata terwujud. Gw menutup discover (yg sudah gw perjuangkan selama 2 tahun, berdua dengan rekan gw. Bahkan saat itu kantor discover masih punya sewa sampai 8 bulan kedepan), karena mengikuti fitrah gw sebagai istri dan ibu. Alhamdulillah dalam kurun waktu 2 tahun, 2 fitrah itu terpenuhi.
No, karena hidup tak seindah negeri dongeng. Gw gak akan bilang hidup gw mulus tanpa cela selama 2 tahun terakhir loh, ya :)
Hidup itu memang misteri, kan. Walaupun Allah sudah menetapkan surga dan neraka sebagai takdir kita, tapi tetap saja ada ayat yg berbunyi seperti ini :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka,” (Ar Raad : 11).
Manusia hanya bisa merencanakan, tapi Allah yg memutuskan. Jangan pernah berhenti bermimpi, jangan pernah berhenti berencana, dan jangan pernah berhenti berdoa. Siapa tahu pengen punya anak yg sholeh eh dikasihnya anak sholeh pleus lucu pleus ganteng pleus gemesin. Eaaaaaa.
Loh, kalo Allah berkehendak siapa yg bisa menghalangi?
Sampai saat ini gw masih sering banget dengar kalimat kayak gini :
"Duh, kok tega sih ninggalin anak di rumah. Ibunya malah asik kerja."
"Enak ya di rumah bisa bareng anak terus"
"Enak ya kerja, gak harus ngurus anak terus"
"Yaa, gw kan kerja. Waktunya gak banyak, gak kayak IRT."
Seriously.
Bersyukurlah!
Bersyukurlah ketika harus menjadi "stay at home mom". Karena anda beruntung tidak melewati golden age anak.
Bersyukurlah! Karena anda beruntung bisa memeluk anak anda setiap saat. Ketika anda menjadi orang pertama yg melihat langkah pertama bayi anda.
Asaaaal, jangan sampai menjadi SAHM tapi kerjaannya ngegerutu terus pengen kerja, pengen ini, pengen itu. Anaknya diurus sama baby sitter, sementara ibunya asik ber-path. Jangan!
Jika sudah memutuskan jadi SAHM, lakukan dengan sempurna. Jadilah ibu yg produktif. Baca dan perdalam ilmu mendidik anak yg baik. Jangan sampai waktumu terbuang dengan selalu mengeluh akan cucian yg tak terselesaikan. Atau rumah yg selalu berantakan. Apalagi jika anak menangis tak mau berhenti.
Tentu sesekali boleh mengeluh. Namanya juga manusia :)
Bersyukurlah!
Ketika harus meninggalkan anak dan pergi bekerja. Maka gunakan waktu anda dengan baik di kantor. Gunakan untuk mengejar karier dan ilmu yg anda butuhkan. Gunakan untuk kemaslahatan bersama. Asaaaaal, jangan sampai menjadi wanita karier yg mengeluh di kantor karena tidak bisa bertemu bayi anda yg lucu. Jangan menjadi pekerja kantor yang hanya sibuk menggerutu dan bergosip bos sambil ber-facebook. Jangan!
Jika sudah menjadi WM, maka lakukan dengan sempurna. Jadilah wanita karier yang produktif. Kejar karier anda, jadilah wanita yg bermanfaat untuk agama dan bangsa. Jangan sia-siakan waktu anda yg berharga karena sudah meninggalkan anak anda dengan bergosip. Jangan sia-siakan waktu anda yg melewatkan fase terpenting anak anda dengan menggerutu.
Tentu, sesekali boleh mengeluh. Seorang ibu juga manusia bukan? :)
Seorang SAHM dan WM tentu sama-sama ibu. Mereka sudah berpikir seribu kali tentang keputusannya. Jangan sampai sesama ibu saling menilai dirinya lebih baik. Seorang SAHM belum tentu bisa bertahan melakukan rutinitas WM. Dan seorang WM juga belum tentu bisa melakukan segala hal yg dilakukan SAHM. Saling menghormati tentu akan indah bukan? Dibandingkan merasa paling susah, paling ribet, paling capek.
Kemudian mencibir secara langsung dan tidak langsung ibu lain yg berbeda dengannya. Percayalah, setiap ibu mempunyai cobaannya masing-masing. Tak perlu berada pada sepatu yg sama untuk dapat merasakan betapa istimewanya menjadi ibu.
Selamat hari ibu untuk seluruh ibu di dunia 😊
Hello, there. Setelah beberapa bulan gak nulis, rasanya ada yg hampa. *yuuuuk~*
Banyak yg terjadi di beberapa bulan ini. Sampai-sampai bingung apa yg mau diceritain duluan. Tapi, ada satu peristiwa yg benar-benar membekas dihati gw.
Seperti halnya post socmed akhir-akhir ini di usia matang kayak gw, kalo gak tentang pernikahan ya tentang baby.
Salah satu teman gw, sebut saja Bunga, dia telah menjadi salah satu wanita beruntung karena dikaruniakan hamil sesaat setelah menikah. Gw gak terlalu dekat dengan Bunga, tetapi Bunga dan suaminya ini pasangan cantik dan ganteng menurut gw, gw udah membayangkan anak mereka yg lucu-lucu.
Long story short, gw memang gak pernah melihat Bunga meng-update cerita kehamilannya di socmed. Sampai suatu ketika gw dengar Bunga sudah hamil 37weeks. Wow, alhamdulillah. Ini adalah saat-saat yg ditunggu oleh bumil sedunia dimana si bayi yg di dalam perut akan segera lahir. Kalo istilahnya mbak KD, tinggal menghitung hari.
Namun ternyata, Allah lebih sayang pada bayi cantik tersebut. Allah memanggil si bayi mungil yg telah siap disambut oleh orang tuanya, ketika ia telah siap untuk lahir.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Apa yg dirasakan Bunga?
Apa yg dirasakan suami Bunga?
Bagaimana mereka bisa menghadapi tumpukan baju mungil dan cantik yg telah tersusun rapi?
Bagaimana mereka bisa sanggup menatap aneka peralatan bayi yg siap digunakan?
Bagaimana Bunga dapat tegar ketika dokter memvonis tak ada lagi detak jantung bayinya dalam sekejap?
Subhanallah.
Sesungguhnya manusia hanya dapat berusaha.
Sesungguhnya Allah lah Sang Pemilik Jiwa.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Mendengar berita ini saja gw menangis. Tak terbayangkan. 9 bulan menanti dalam harap-harap cemas, ternyata manusia tak ada daya sama sekali.
Lalu gw hanya bisa menatap Uwais. Keajaiban bagi gw, rejeki tak terkira yg harus gw syukuri.
Semoga Bunga dan suami segera pulih. Semoga Bunga bisa segera mendapatkan rejeki lainnya. Semoga kita semua selalu diberikan nikmat untuk bersyukur. Aamiin.
Dalam bahasa gaul per-ASI-an, insyaAllah Uwais segera lulus S2 *throwing confetti*
11 bulan 1 minggu lebih sedikit. Terkadang pengen banget bilang "wah, gak kerasa yaaa". Tapi kalo diinget-inget ya kerasa juga sih capeknya, ngantuknya, moodynya, hehehe. Kalo ada yg bilang "cepet gede yaa, gak kerasa deh". Rasanya pengen gw kasih titip Uwais untuk 5 jam aja deh.
Beneran deh, punya anak yg heboh dan rasa ingin tahunya gede itu bikin letoi. Gw sampe ngerasa jompo banget ngurusin anak satu *tapi masih pengen punya anak lagi sih*.
Padahal Uwais belom bisa jalan loh.
Padahal Uwais belom bisa ngomong loh.
Padahal Uwais masih tergolong nurut loh.
Padahal Bunda sayang Uwais banget loh.
Jadi, setahunan Mas U mau ngapain?
Udah mikirin adik untuk Mas U ajuaaah??
Nyemnyem.
Si Bebe nan mungil ternyata sudah hampir 8 bulan, giginya udah 2 walaupun belum tumbuh maksimal satu mahkota. Kaki-kaki kecilnya sudah berjejak tegak di lantai, mulai merayap di pinggiran sofa.
Nah, apakah ini saat yg tepat?
Setelah punya anak, gw berpikir kalo gw mau selesai melahirkan sebelum gw berumur 30 tahun. Yang artinya waktu gw tinggal ... sekian tahun, fufufu mau tau aja :D
Terlepas dari gw diberikan rizki anak kembar (karena gw ada gen kembar), gw berencana demikian. Mengapa dibawah 30 tahun?
Mengurus bayi itu capek, loh. Serius deh. Di usia gw yg sebenarnya masih muda ini aja gw kewalahan mengurus keperluan Mas U dan Hubby, tanpa dibantu ART. Sedari lahir Mas U semuanya gw yg urus, dari mandi, ganti popok, main, mencuci pakaian, makan, memasak, semuanya. Tentu saja gw juga minta bantuan Hubby untuk memandikan dan bermain, ini penting untuk ikatan Ayah-anak. Nah, gw ingin semua anak gw nantinya punya kesempatan yg sama, yaitu gw urusin semuanya. Jadi gw membutuhkan tenaga yg lebih untuk itu.
Walaupun, rencana ini tentu saja berbenturan dengan rencana kami yg lain. Tentu saja gw sendiri pun punya segudang keinginan untuk direalisasikan. Mumpung masih muda, mumpung masih ada waktu, dan mumpung-mumpung lainnya.
Gw hanya berharap agar diberikan terbaik, karena gw yakin Allah punya rencana hebat untuk gw dan suami. Namanya manusia, hanya bisa berencana kan?
Satu hal yg gw harus yakini, dikasih anak (lagi) sekarang atau nanti (setelah rencana lain terwujud), gw harus siap mental. Karena menurut Nyokap gw, beda rasanya antara punya anak dengan siap mental dan tidak. Dan catatan tambahan dari Nyokap, siapkan hati juga untuk punya anak kembar.
Hmm, kayaknya seru punya anak kembar ya. Hihi.
*colek Hubby*
Baru 7 bulan udah ikut sepeda hias, ini maminya yg pengen apa maminya yg pengen? Hahahaha.
Long story short, i was inspired by Dad who decorate my bike for Parade. He always put his best effort to did it, and i was a proud kid strolling around with my bike. So, i'll do the same for my children. I'll create a story for them and make their own awesome childhood, insyaAllah.
My baby's debuted was good enough. I only have several hours to make a space ship from limited cartons. No time for helmet (i was obsessed with his astronaut helmet at first, but anyway ... ). Besides, i bought him a astronaut jumper. The astronaut things were originally a hope. I expect him to become someone who will inspire and valuable to others, not only an astronaut but also anythings else.
Then ..
Mas U sudah bisa didudukin dengan tegak maupun duduk sendiri dari berbagai pose. Selain itu udah mulai tumbuh gigi, bertepatan dengan batuk pilek heboh yg bikin suara habis dan nafsu makan menurun, hiks.
Cepet sembuh, ya Mas U.
Biar cepet endut lagi :)