Friday, February 12, 2016

Snack Idea : Baked Potato

Kentang adalah salah satu cemilan favorit si Bebe, gw pun serig mencoba beberapa resep yang padat gizi tapi gampang. Salah satunya baked potato ini. Selain bisa dibuat cemilan, bisa juga sebagai alternatif menu utama dikala Bebe lagi GTM.

Ini dia resepnya :

1. Kukus kentang, hancurkan. Tambahkan unsalted butter.
2. Tumks bawang bombai, wortel, brokoli, dan ayam cincang. Bumbui dengan garam dan merica secukupnya.
3. Susun kentang paling bawah, berikan isian, dan tambahkan kentang lagi. Taburi cheddar.
4. Panggang selama kurang lebih 15 menit di 150 derajat celcius.

Kalau gak punya oven, bisa juga dengan menggunakan kukusan. Tipsnya, tutupi tutup kukusan dengan lap bersih agar kentang tidak lembek dan terlalu basah terkena uap air.
Tapi menurut gw pribadi, cara kukusan memang akan mengurangi aroma hangus dari panggangan, sih. Sekali lagi, sesuaikan selera masing-masing :)

Snack Idea : Pizza Tuna

Memikirkan cemilan buat bos kecil dan bos besar itu selalu menjadi tantangan buat gw. Apalagi untuk awal-awal MPASI dimana ide jenis masakan masih terbatas. Tapi kalau sudah lebih dari satu tahun, insyaAllah sudah lebih beragam. Misalnya cemilan gampang pizza tuna ini. Bahannya mudah dan persiapannya pun gampang. Ini dia resepnya :

1. 2 pizza dough siap pakai
2. 2 buah tomat, blender
3. Tumis bawang putih cincang sampai harum, masukan pasta tomat sampai agak kental. Masukan bawang bombai, tumis sampai layu. Tambahkan oregano, garam, merica dan basil.
4. Siapkan dough. Olesi dengan pasta tomat, tambahkan tuna suir, potongan chamignon dan mozarella.
5. Panggang dalam 150 derajat celcius selama 10 menit

Pizza tuna ini bisa dimakan untuk cemilan maupun makan besar karena kandungan gizi didalamnya pun sudah banyak. Jadi Bunda gak perlu khawatir masalah gizi lagi :)

Sensory Play : Lets get messy!

Ini dia seri sensory play yang pertama. Sebenernya ide bikin review ala ala ini udah lamaaaaa banget. Sayangnya gak kesampean untuk eksekusi. Padahal buat aneka ide sensory play ini mudah, loh. Hanya saja untuk ibu rumah tangga kayak gw, tanpa ART, beres-beres setelahnya bisa bikin pusing tujuh keliling.

Alhamdulillah akhirnya niat untuk bikin kembali datang. Yang pertama gw coba adalah messy play. Soalnya gw udah menyiapkan perintilannya sejak beberapa bulan yang lalu. Bahan-bahannya pun relatif mudah. Ini cara buatnya :

1. Air 2 litter.
2. 1 cup tepung maizena yg dilarutkan.
3. Beberapa pewarna makanan.
4. Mainan seperti hidrogell, mobil-mobilan, dll.
5. Alas main dan wadah main (gw pake kontainer kecil.

Cara membuat :
1. Panaskan air sampai mendidih, campur perlahan adonan tepung maizena sampai mengental, matikan api.
2. Pisahkan adonan ke beberapa tempat, campur dengan pewarna.
3. Susun warna sesuai tema, tambahkan mainan agar lebih menyenangkan.
4. Biarkan bayi bermain :)

Messy play ini banyak sekali manfaatnya, mulai dari mengenalkan tekstur pada bayi, mengolah motorik halus dengan mengambil mainan, sampai belajar warna.

Untuk memainkan messy play bisa menggunakan beberapa tema yang menarik sesuai dengan kesukaan bayi. Selain itu, messy play aman dimainkan oleh bayi yg berusia 8 bulan, asal dengan pengawasan dari Bunda ya. Jadi, selamat mencoba :)

Wednesday, February 10, 2016

First Shoes for U

Akhirnya U dibeliin sepatu! YEYYYYYY~

Mas U ini susaaaaah banget dipakein alas kaki, bahkan untuk sekedar kaos kaki. Dari bayi piyik, dia jarang pake kaos kaki karena gampang banget keringetan.

Setiap kali dipakein kaos kaki pasti dicopot, dari yang copot pake kaki ditendang-tendang sampai dicopot pake tangan. Gak jarang prewalker (yg kesemuanya hadiah itu) atau kaos kakinya jadi sering ilang sebelah.

Gw semper sedih karena gw jadi gak bisa dandanin U, rasanya gemes dan iri lihat bayi lain yang keren pake sepatu, hihi. Nyokap gw pun sampe takit kalo U gak mau pake sepatu sampe sekolah gimana? (Ok, that's so far. He only one yo actually)

Jadilah gw ngukur-ngukur kaki U buat beliin sepatu online yg murah meriah. Eh begitu cerita ke Hubby, langsung diajak beli saat itu juga. And guess what? U mau mencoba sepatu. Horeeeee.
Gak ada lagi jerit-jerit heboh di toko sepatu waktu dicoba pakein sepatu.
Gak ada lagi tangis-tangis kesel waktu berusaha ngelepas sepatu yang dipake.

Setelah sepatu pertamanya, U diajak jalan ke mall.
And Bunda feels sad. My baby walks smoothy. He can stop and dance while he looks something interesting.
He is now a toddler! *sob

Gitu ye jadi emak-emak. Anaknya masih piyik disuruh cepet gede.
Giliran udah gede ntar pengen piyik lagi.
Hihihi

Saturday, February 6, 2016

Welcome Toddler Phase!

My baby is officially a toddler!

He can eat (almost) anything.
He even has a preference.
He will choose as he want to.

But,

He will always be my cute little baby.

I love you my sweet pumpkin.
We love you to the moon and back.

Bunda & Ayah

Time Hop Bikin Galau

"Yang, 2 tahun yg lalu kamu lagi apa?"
Tanya hubby beberapa hari yg lalu.

Gw dan suami sering saling bertanya, kira-kira 2 tahun yg akan datang kita dimana ya. 2 tahun yg lalu lagi ngapain, sih? Kebayang gak kalo 2 tahun kemudian kamu kayak sekarang? And so on.

"2 tahun yg lalu aku lagi foto terakhir sama Jess di kantor discover", jawab gw.
Dan hubby tersenyum. He always know my feeling about discover, my first baby.

Benar. Thanks to time hop, foto gw dan Jess dengan mata sembab di discover lagi berseliweran di socmed hari ini. Jadi, apakah kenyataan hari ini sesuai prediksi gw 2 tahun lalu?

Yes and No.
Yes, karena hari ini gw merasa keputusan untuk menutup discover demi hidup dan tantangan yg lebih baik ternyata terwujud. Gw menutup discover (yg sudah gw perjuangkan selama 2 tahun, berdua dengan rekan gw. Bahkan saat itu kantor discover masih punya sewa sampai 8 bulan kedepan), karena mengikuti fitrah gw sebagai istri dan ibu. Alhamdulillah dalam kurun waktu 2 tahun, 2 fitrah itu terpenuhi.

No, karena hidup tak seindah negeri dongeng. Gw gak akan bilang hidup gw mulus tanpa cela selama 2 tahun terakhir loh, ya :)

Hidup itu memang misteri, kan. Walaupun Allah sudah menetapkan surga dan neraka sebagai takdir kita, tapi tetap saja ada ayat yg berbunyi seperti ini :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka,” (Ar Raad : 11).

Manusia hanya bisa merencanakan, tapi Allah yg memutuskan. Jangan pernah berhenti bermimpi, jangan pernah berhenti berencana, dan jangan pernah berhenti berdoa. Siapa tahu pengen punya anak yg sholeh eh dikasihnya anak sholeh pleus lucu pleus ganteng pleus gemesin. Eaaaaaa.
Loh, kalo Allah berkehendak siapa yg bisa menghalangi?

Tuesday, December 29, 2015

Judgement

Sampai saat ini gw masih sering banget dengar kalimat kayak gini :

"Duh, kok tega sih ninggalin anak di rumah. Ibunya malah asik kerja."
"Enak ya di rumah bisa bareng anak terus"
"Enak ya kerja, gak harus ngurus anak terus"
"Yaa, gw kan kerja. Waktunya gak banyak, gak kayak IRT."

Seriously.
Bersyukurlah!

Bersyukurlah ketika harus menjadi "stay at home mom". Karena anda beruntung tidak melewati golden age anak.
Bersyukurlah! Karena anda beruntung bisa memeluk anak anda setiap saat. Ketika anda menjadi orang pertama yg melihat langkah pertama bayi anda.
Asaaaal, jangan sampai menjadi SAHM tapi kerjaannya ngegerutu terus pengen kerja, pengen ini, pengen itu. Anaknya diurus sama baby sitter, sementara ibunya asik ber-path. Jangan!

Jika sudah memutuskan jadi SAHM, lakukan dengan sempurna. Jadilah ibu yg produktif. Baca dan perdalam ilmu mendidik anak yg baik. Jangan sampai waktumu terbuang dengan selalu mengeluh akan cucian yg tak terselesaikan. Atau rumah yg selalu berantakan. Apalagi jika anak menangis tak mau berhenti.
Tentu sesekali boleh mengeluh. Namanya juga manusia :)

Bersyukurlah!
Ketika harus meninggalkan anak dan pergi bekerja. Maka gunakan waktu anda dengan baik di kantor. Gunakan untuk mengejar karier dan ilmu yg anda butuhkan. Gunakan untuk kemaslahatan bersama. Asaaaaal, jangan sampai menjadi wanita karier yg mengeluh di kantor karena tidak bisa bertemu bayi anda yg lucu. Jangan menjadi pekerja kantor yang hanya sibuk menggerutu dan bergosip bos sambil ber-facebook. Jangan!

Jika sudah menjadi WM, maka lakukan dengan sempurna. Jadilah wanita karier yang produktif. Kejar karier anda, jadilah wanita yg bermanfaat untuk agama dan bangsa. Jangan sia-siakan waktu anda yg berharga karena sudah meninggalkan anak anda dengan bergosip. Jangan sia-siakan waktu anda yg melewatkan fase terpenting anak anda dengan menggerutu.
Tentu, sesekali boleh mengeluh. Seorang ibu juga manusia bukan? :)

Seorang SAHM dan WM tentu sama-sama ibu. Mereka sudah berpikir seribu kali tentang keputusannya. Jangan sampai sesama ibu saling menilai dirinya lebih baik. Seorang SAHM belum tentu bisa bertahan melakukan rutinitas WM. Dan seorang WM juga belum tentu bisa melakukan segala hal yg dilakukan SAHM. Saling menghormati tentu akan indah bukan? Dibandingkan merasa paling susah, paling ribet, paling capek.
Kemudian mencibir secara langsung dan tidak langsung ibu lain yg berbeda dengannya. Percayalah, setiap ibu mempunyai cobaannya masing-masing. Tak perlu berada pada sepatu yg sama untuk dapat merasakan betapa istimewanya menjadi ibu.

Selamat hari ibu untuk seluruh ibu di dunia 😊